https://jurnal.insida.ac.id/index.php/atthiflah/issue/feedAtthiflah: Journal of Early Childhood Islamic Education2026-08-26T23:59:16+00:00Atthiflah: Journal of Early Childhood Islamic Education[email protected]Open Journal Systems<p><strong>Atthiflah: Journal of Early Childhood Islamic Education</strong> (p-ISSN: <a href="http://u.lipi.go.id/1493543652" target="_blank" rel="noopener">2580-1864</a>; e-ISSN: <a href="http://u.lipi.go.id/1588747638" target="_blank" rel="noopener">2722-1210</a>) is published by Early Childhood Islamic Education Study Program (PIAUD) of Islamic Institute of Daruttaqwa Gresik, East Java, Indonesia. This journal is focused on the development of the result of studies and researches in the areas related to Islamic Early Childhood Education, Nurturing, and Parenting which covers textual and fieldwork investigation with various perspectives of Education, <em>Psychology, Religious, Education, Child Development, and Early Childhood Curriculum. </em>This journal is published twice a year in <strong>January</strong> and <strong>July</strong>. The journal is accredited nationally <a title="sinta 4" href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/9224"><strong>Sinta 4.</strong></a> <strong>Publisher Address:</strong> <span lang="id">Jl. KH. Syafi'i Gg. Syaikhuna Suci Manyar Gresik 61151 Phone. (031) 3953728 Email: <a href="https://jurnal.insida.ac.id/index.php/atthiflah/management/settings/context/mailto:[email protected]">[email protected]</a></span></p>https://jurnal.insida.ac.id/index.php/atthiflah/article/view/1279Strategi Strategi Adaptasi Guru dalam Mengoptimalkan Stimulasi Perkembangan Anak Usia Dini 2026-07-31T07:34:46+00:00Siti Aisyah[email protected]Uswatun Nisa[email protected]Muhammad Yusuf[email protected]Noor Baiti[email protected]<p>Penelitian ini mengkaji strategi adaptasi guru dalam mengoptimalkan stimulasi perkembangan anak usia dini di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, sebagai respons terhadap tantangan kelas gabungan (kelompok A dan B). Kebijakan ini diambil sekolah akibat keterbatasan murid dan guru, namun tetap berupaya memberikan stimulasi holistik pada enam aspek perkembangan anak. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif digunakan untuk menggali temuan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan strategi adaptasi antara guru lama yang cenderung intuitif-klasikal dengan bimbingan individual, dan guru baru yang menerapkan pembelajaran berdiferensiasi berbasis literasi digital. Kedua guru menunjukkan mekanisme koping yang efektif dalam menghadapi beban kerja ganda, baik melalui penenangan emosi pragmatis maupun struktural, serta memanfaatkan dukungan sosial yang berbeda (keluarga dan rekan sejawat). Meskipun menghadapi kelelahan, para guru mempertahankan kompetensi profesional dan kepribadian yang matang, serta terus berupaya meningkatkan kualitas pengajaran melalui pengembangan diri. Strategi adaptasi ini terbukti mampu mengoptimalkan stimulasi perkembangan anak, menjaga keseimbangan antara bermain dan kesiapan sekolah, serta memaksimalkan potensi anak dalam enam aspek perkembangannya. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya fleksibilitas, adaptasi, dan ketahanan psikologis guru dalam menghadapi keterbatasan fasilitas serta kompleksitas pembelajaran di PAUD. Implikasi penelitian ini memberikan panduan bagi lembaga PAUD lain yang menghadapi tantangan serupa.</p>2026-08-26T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Siti Aisyah, Uswatun Nisa, Muhammad Yusuf, Noor Baitihttps://jurnal.insida.ac.id/index.php/atthiflah/article/view/1282Pola Asuh Orang Tua dalam Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini 5-6 Tahun2026-07-31T07:35:34+00:00Nor'aida[email protected]Muhammad Zulkarnaen[email protected]Muhammad Yusuf[email protected]Uswatun nisa[email protected]<p>Penggunaan gadget pada anak usia dini menjadi salah satu fenomena yang membutuhkan perhatian orang tua melalui penerapan pola asuh yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pola asuh orang tua dalam penggunaan gadget pada anak usia 5–6 tahun serta faktor-faktor yang memengaruhinya di Desa Anjir Mambulau Barat Kecamatan Kapuas Timur Kabupaten Kapuas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan orang tua yang memiliki anak usia 5–6 tahun di Desa Anjir Mambulau Barat Kecamatan Kapuas Timur Kabupaten Kapuas sebagai informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang dominan diterapkan oleh orang tua adalah pola asuh demokratis. Penerapan pola asuh tersebut dilakukan melalui pemberian aturan, pembatasan durasi penggunaan gadget, pendampingan, pengawasan konten, serta komunikasi antara orang tua dan anak. Faktor yang memengaruhi pola asuh orang tua dalam penggunaan gadget meliputi lingkungan dan kesibukan orang tua. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pola asuh demokratis menjadi bentuk pengasuhan yang dominan dalam mendampingi penggunaan gadget pada anak usia 5–6 tahun di Desa Anjir Mambulau Barat.</p>2026-08-26T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Nor'aida, Muhammad Zulkarnaen, Muhammad Yusuf, Uswatun nisahttps://jurnal.insida.ac.id/index.php/atthiflah/article/view/1298PENGARUH KISAH NABI SULAIMAN AS DAN PASUKAN SEMUT BERBASIS BUKU CERITA DIGITAL TERHADAP PERKEMBANGAN NILAI MORAL ANAK USIA 4-5 TAHUN2026-07-31T07:37:12+00:00Nurhaliza[email protected]Muhtarom[email protected]Nurlaila[email protected]<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya perkembangan moral anak usia 4-5 tahun di TK IT. Perkembangan moral adalah kemampuan individu memahami nilainilai moral dan mengetahui perilaku yang benar maupun salah. Perasaan berkaitan dengan munculnya hati nurani, empati, rasa hormat, dan kecintaan terhadap kebaikan sehingga seseorang memiliki dorongan untuk melakukan tindakan yang baik. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kisah Nabi Sulaiman AS dan pasukan semut berbasis buku digital terhadap perkemangan moral anak usia 4-5 tahun di TK IT Al-Habib.Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 16 anak Kelompok A yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes (pretest dan posttest), serta dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, dan uji hipotesis (paired samples t-test) dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai perkembangan moral anak meningkat dari 56 pada saat pretest menjadi 76,3 pada saat posttest. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05) dengan nilai thitung sebesar 23,345 lebih besar daripada ttabel sebesar 2,131, sehingga terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan kisah Nabi Sulaiman AS dan Pasukan Semut berbasis buku cerita digital terhadap perkembangan nilai moral anak, seperti anak sudah bisa membedakan perilaku baik dan buruk, Mematuhi perintah guru, serta anak menjadi suka tolong menolong sesama temannya, dan anak juga menjadi lebih tahu perilaku baik lainnya. Dengan demikian, media buku cerita digital berbasis kisah Qur'ani dapat dijadikan alternatif media pembelajaran yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai moral pada anak usia dini.</p>2026-08-26T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Nurhaliza, Muhtarom, Nurlailahttps://jurnal.insida.ac.id/index.php/atthiflah/article/view/1308Analisis Peran Komunikasi Ayah dalam Stimulasi Perkembangan Bahasa Anak Speech Delay2026-07-31T07:36:38+00:00Safiera Putri Saliha[email protected]Muhammad Zulkarnaen[email protected]Muhammad Yusuf[email protected]Noor Baiti[email protected]<p style="text-align: justify; margin: 0cm 1.0cm 0cm 1.0cm;">Perkembangan bahasa merupakan aspek penting pada anak usia dini, sedangkan anak yang mengalami speech delay memerlukan stimulasi yang optimal dari lingkungan keluarga, termasuk melalui komunikasi ayah. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran komunikasi ayah dan bentuk stimulasi yang diberikan dalam mendukung perkembangan bahasa anak speech delay di TK Aisyiyah Bustanul Athfal-3 Selat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap dua ayah sebagai informan utama, didukung dua ibu dan dua guru kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran komunikasi ayah tercermin melalui keterlibatan langsung (engagement), ketersediaan (accessibility), dan tanggung jawab (responsibility) dalam mendampingi anak. Stimulasi dilakukan secara verbal melalui percakapan, pengulangan kata, pemberian instruksi, dan membacakan cerita, serta secara nonverbal melalui permainan, media belajar, ekspresi wajah, dan gestur. Keberhasilan stimulasi didukung oleh kualitas komunikasi yang responsif, dukungan keluarga, dan kolaborasi dengan sekolah, sedangkan keterbatasan waktu, penggunaan gawai, dan perbedaan bahasa menjadi faktor penghambat. Penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi ayah yang konsisten dan responsif berkontribusi dalam mendukung perkembangan bahasa anak speech delay.</p>2026-08-26T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Safiera Putri Saliha, Muhammad Zulkarnaen, Muhammad Yusuf, Noor Baiti